Mereka bilang itu adalah demokrasi, ketika rakyat seharusnya menjadi penguasa negara. Geram, hanya itu yang menguasai rasa ketika melihat tingkah polah si 'wakil'-nya di gedung yang rencananya akan dibangun lagi menjadi lebih mewah. Rasanya ingin meludahi wajah para pengumbar janji tersebut, tapi untung kami, para rakyat, diajari norma dan nilai moral, selamatlah mereka.
Jujur saya tidak mengerti dengan keadaan yang terlihat begitu idiot ini. Segalanya tampak begitu rumit. Entah kapan saya akan bisa merasakan demokrasi yang sesungguhnya. Oh please, ini semua memang sudah sangat kelewatan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar